TENTANG TEKNOBIOLOGI UTS

Fakultas teknobiologi sedari awal lahir untuk meberikan solusi dari permasalah-permasalah global dengan visi keilmuannya. Fakultas Teknobiologi dibangun dengan melihat fenomena perkembangan serta minat masyarakat akan kemajuan ilmu pengetahuan dan sains yang begitu pesat. Untuk mencapai prodi yang berkualitas, penentuan visi, misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi Teknobiologi dikaji dari berbagai masukkan yang melibatkan sejumlah pihak seperti pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, alumni, para pakar serta stakeholders yang kompeten dan relevan. Visi Program Studi Teknobiologi yaitu “Menjadi Rumah pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan untuk tumbuh utuh menjadi manusa yang bermanfaat bagi semseta alam”. Program Studi Teknobiologi mempunyai misi yaitu menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai keragaman sehingga dapat melahirkan lulusan Teknobiologi yang profesional, inovatif dan berkarakter.

Pencapaian visi dan keterlaksanaan misi Program Studi diharapkan dapat mewujudkan tujuan Program Studi di tiga bidang yaitu: 1) Pendidikan dan pembelajaran; 2) Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat; 3) Pengembangan kapasitas kelembagaan melalui perluasaan jaringan kerjasama. Selain itu misi dilaksanakan untuk mencapai sasaran yang meliputi peningkatan kualitas kurikulum, proses perkuliahan, sistem penilaian, dosen, karyawan, sarana prasarana, manajemen, kegiatan mahasiswa, dan kerja sama. Visi, Misi, Tujuan dan sasaran Program Studi Teknobiologi telah sejalan dengan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Universitas. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran ini merupakan acuan seluruh sivitas akademika di lingkungan Program Studi Teknobiologi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Sasaran dan tujuan Program Studi Teknobiologi dicapai dengan menerapkan pengelolaan tata pamong yang sesuai dengan struktur organisasi UTS dengan melihat beberpa faktor diantaranya sistem kepemimpinan dan pengelolaan yang akuntabel, transparan, efisien, dan efektif; serta melibatkan sivitas akademika dalam mengembangkan kebijakan dan program.

Untuk mengkatkan publikasi ilmiah dosen dan keikutsertaan mahasiswa di bidang penelitian, Prodi Teknobiologi membantuk kelompok riset internal yang bernama Teknobioresearch. Kelompok ini diisi oleh semua dosen berdasarkan topik riset dan kepakaran masing-masking. Kelompok  ini kedepannya menjadi corong kerjasama riset dan diseminasi penelitian dan PkM kepada masyarakat, stake holder dan instansi riset lain. Kelompok riset mahasiswa juga harapannya bisa bersinergi dengan program yang ada di prodi lewat project dosen dan program hibah lainnya. Hal ini dilakukan agar mahaiswa lebih terbiasa dengan atmosfer riset dan lebih inovatif dalam mengatasi masalah lokal ssuai dengan visi kebiotekannya. Fakultas teknobiologi diisi oleh dosen2 yang berkompeten di bidangnya. Ada satu dosen s3, ada 7 dosen s2 dan 5 dosen yang kuliah lanjut dan akan menyelasaiakn belajarnya di luar negeri tahun 2020. Jika ditotal secara keseluruhan ada sekitar 6 dosen s3 yang akan berhomebase di Prodi Teknobiologi. Background pendidikan dosen2 ini beragam dan sesauai dengan 4 pilar keilmuan bioteknolog yang ada di fakultas teknobiologi UTS. Tenaga pengajar di biotek berasal dari lulusan kampus2 ternama di Indonesia dan di luar negeri

program studi teknobiologi melakukan pengaturan khusus untuk pemagangan dan riset mahasiswa melalui regulasi sebaran peminatan. Regulasi ini mengatur tema pemagangan agar merata sesuai dengan 4 bidang peminatan bioteknologi yang ada di program studi. Jejaring kerjasama juga dilakukan oleh FTB UTS dalam rangka meningkatkan sinergi untuk pengambangan visi keilmuan fakultas. Kesempatan ini dilakukan untuk memaksimalkan kolaborasi riset dan kesempatan mahasiswa ftb uts untuk beraktualisasi diri dan lebih berwawasn terbuka. Kesempatan kerjasama riset yang telah dilakukan yaitu dengan kampus2 di jepang dan eropa. Beberpa kampus itu diantaranya Newcastle university, Tokyo university of Agriculture and Tecjnologi, Tokyo University of Technology, Lund University, dan King Mongkut University of Thonburri Thailand. Bentuk kerjasama ini yaitu dengan kesempatan join penelitian, pemagangan mahasiswa dan pertukaran pelajar. Harapan besar dengan kerjasama ini bisa meningkatkan mutu riset dan peningkatan kualitas SDM yang ada di sumbawa dan indonesia umumnya

Selain SIAKAD, Sejak semester gasal tahun 2019/2020 Program Studi Teknobiologi telah mengambangkan sistem Teknologi informasi terintergrasi dengan nama TEKNOBIOLINK. Sistem ini memudahkan dan mengefiseiensikan kerja sivitas akademika untuk melakukan administrasi akademik yang antara lain meliputi pengajuan PKL, surat aktif kuliah, penelitian, izin pengunaan lab dan data alumni alumni. Sistem ini juga membantu mahasiswa mengelola biodata, kegiatan dan prestasinya secara mandiri. Melalui sistem ini mahasiswa dan lulusan difasilitasi dengan forum diskusi online sehingga ikatan emosional antara lulusan dan mahasiswa yang masih aktif tetap terjaga. Melui fitur forum diskusi, mahasiswa bisa berpasrtisipasi aktif untuk berbagi informasi-informasi terbaru seperti berita, artikel, jurnal ilmiah yang terkait dengan bioteknologi. fasilitas sarana dan prasarana FTB terus ditingkatkan